Kamis, 13 September 2012
BERAWAL HOBI MENJADI PROFESI
Meniti karir sebagai
penyanyi bukanlah hal yang mudah, terutama di era kemajuan dunia hiburan saat
ini tentu menjadi artis adalah sebuah dambaan bagi sebagian besar masyarakat
indonesia. untuk menerjuni dunia
entertainment tersebut bukan sekedar membutuhkan keahlian, tapi juga ketekunan
dan kerja keras. Bahkan menejemen yang baik serta disiplin dalam mengatur waktu
menentukan keberhasilan seseorang dalam mendalami dunia hiburan.
Semua hal itulah yang kini sedang di rintis oleh dara cantik
bernama “Lia Camelia” . obsesinya menjadi penyanyi dangdut kawakan
bukanlah hal mudah. Di butuhkan kerja
keras dan proses yang panjang, tapi hal tersebut tak membuat surut semangat
wanita asal tasikmalaya ini.
“sudah sejak sekitar tahun 2003 saya mendalami dunia tarik
suara, di awali dengan menyanyi di panggung-panggung pernikahan teman atau
relasi teman.saat itu saya masih menduduki bangku sekolah SMP, dan Niat saya hanya ingin menghibur semua orang.
Bagi saya pekerjaan menghibur ini adalah berat, namun saya berusaha menekuni
dengan sepenuh hati. Melihat penonton menikmati lagu yang saya bawakan saja
sudah membanggakan bagi saya. Paling tidak ada penghargaan dari masyarakat atas
apresiasi yang saya berikan” demikian ungkap wanita kelahiran tahun 1987 ini.
“awalnya iseng, karena hobi saya adalah menyanyi. Terutama
lagu-lagu dangdut. Namun lama kelamaan saya makin tertarik untuk mendalami
dunia tarik suara ini. Apalagi musik dangdut saat ini mendapat tempat
tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Saat ini saya mencoba mengadu
peruntungan , mudah-mudahan saya mampu menjadi penyanyi dangdut professional
seperti yang saya harapakan “ tutur lia kepada FN (forum Nusantara)
Semua berawal dari mimpi, sebagaimana halnya orang-orang terdahulu
yang bermimpi suatu saat manusia bisa terbang kemana pun yang mereka inginkan.
Namun dengan kerja keras dan ketekunan kini mimpi tersebut terwujud. Dan
begitupun dengan wanita manis ini, semoga saja semua mimpinya dapat terwujud.
(galih/ceng)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar