Kamis, 13 September 2012
BANGUNAN KANTOR DESA CEMPAKA BUTUH PERHATIAN SERIUS
Garut- Desa cempaka ,kec.
malangbong , kabupaten garut , yang terletak di bagian utara kabupaten Garut
memiliki bangunan yang sangat memprihatinkan. sangat jauh berbeda dengan desa-
desa lainnya yang terdapat di kecamatan malangbong. di bandingkan desa.
cinagara , desa. mekar mulya ataupun desa lainnya, kantor desa. cempaka
sangatlah memperihatinkan sehingga butuh perhatian serius pihak pemerintah
terkait.
untung saja
warga desa cempaka yang di pimpin oleh bpk.sukarna selaku kepala desa , sangatlah
peduli dengan keadaan bangunan kantor desa. sehingga denngan semangat gotong
royong dan kebersamaan, walaupun hanya dengan dana 25 juta yang notabene
sebagai dana ADD juga dana oprasional, akhirnya kantor kepala desa dapat
berdiri berkat swadaya masyarakat. meskipun belum seluruhnya layak huni. hal ini dapat
dimaklumi mengingat keterbatasan biaya.
sementara,
desa yang membawahi tiga kedusunan yaitu: dusun pasir baros, dusun pasir
jambu dan dusun salapinang. dengan total 5424 jiwa penduduk, telah memberikan
pemasukan pajak sebesar Rp.24.000.000/ tahun. jumlah yang cukup lumayan dalam
memnambah anggaran APBD kabupaten Garut. yang tentunya sudah selayaknya mendapat
fasilitas desa yang sama dengan desa lainnya.
"kami
telah mengajukan pernohonan tertulis melalui LPM ddan BPNPD mengenai dana
rehabilitasi bangunan desa sebesar Rp.150.000.000, namun hingga saat ini belum
mendapatkan tanggapan bahkan belum ada peninjauan dari pihak terkait."
tutur bpk. Sukarna selaku kepala desa.cempaka saat FN (Forum Nusantara)
melakukan peninjauan.
"Kami
sangat mengharapkan sekali perhatian dari pihak terkait berkenaan rehabilitasi
struktur bangunan desa. agar kami segera membenahi kekurangan infrastruktur
wilayah. juga membenahi kekurangan operasional kami seperti komputer, hingga
saat ini kami baru menggunakan mesin ketik manual. tentunya sangat tertinggal
jauh dari desa-desa lainnya." lanjut beliau.
bpk.Sukarna
termasuk kepala desa yang sangat gesit dalam kinerjanya sehingga belum genap 2
tahun memimpin desa cempaka, beliau telah sukses membangun jalan desa sepanjang
2 km.tentunya dengan kantor desa yang layak, akan sangat mendukung kinerja
beliau beserta staf aparat desa lainnya. dan tentunya mereka dapat bekerja
lebih optimal dan berkosentrasi terhadap kebijakan serta program desa
lainnya.
"kami
sangat memohon perhatian serius dari pemerintah daera, mengingat kami sangat
membuthkan bangunan desa yang layak pakai, agar kami dapat segera menjalankan
program dan kebijakan kami dengan lebih maksimal lagi" harap Bpk. Sukarna.
semoga saja
aparatur pemerintah daerah kabupaten terketuk pintu hatinya dan segera
memperhatikan dan menanggapi permohonan mereka dengan serius. mengingat
harapan mereka yang sangat besar akan hal ini. agar para aparatur desa cempaka
mampu lebih maksimal dalan menjalankan program dan kinerjanya dengan lancar.
ya.. semoga saja ini bukan sekedar menjadi wacana saja. dan semoga harapan
mereka bukan menjadi harapan semu belaka !
BERAWAL HOBI MENJADI PROFESI
Meniti karir sebagai
penyanyi bukanlah hal yang mudah, terutama di era kemajuan dunia hiburan saat
ini tentu menjadi artis adalah sebuah dambaan bagi sebagian besar masyarakat
indonesia. untuk menerjuni dunia
entertainment tersebut bukan sekedar membutuhkan keahlian, tapi juga ketekunan
dan kerja keras. Bahkan menejemen yang baik serta disiplin dalam mengatur waktu
menentukan keberhasilan seseorang dalam mendalami dunia hiburan.
Semua hal itulah yang kini sedang di rintis oleh dara cantik
bernama “Lia Camelia” . obsesinya menjadi penyanyi dangdut kawakan
bukanlah hal mudah. Di butuhkan kerja
keras dan proses yang panjang, tapi hal tersebut tak membuat surut semangat
wanita asal tasikmalaya ini.
“sudah sejak sekitar tahun 2003 saya mendalami dunia tarik
suara, di awali dengan menyanyi di panggung-panggung pernikahan teman atau
relasi teman.saat itu saya masih menduduki bangku sekolah SMP, dan Niat saya hanya ingin menghibur semua orang.
Bagi saya pekerjaan menghibur ini adalah berat, namun saya berusaha menekuni
dengan sepenuh hati. Melihat penonton menikmati lagu yang saya bawakan saja
sudah membanggakan bagi saya. Paling tidak ada penghargaan dari masyarakat atas
apresiasi yang saya berikan” demikian ungkap wanita kelahiran tahun 1987 ini.
“awalnya iseng, karena hobi saya adalah menyanyi. Terutama
lagu-lagu dangdut. Namun lama kelamaan saya makin tertarik untuk mendalami
dunia tarik suara ini. Apalagi musik dangdut saat ini mendapat tempat
tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Saat ini saya mencoba mengadu
peruntungan , mudah-mudahan saya mampu menjadi penyanyi dangdut professional
seperti yang saya harapakan “ tutur lia kepada FN (forum Nusantara)
Semua berawal dari mimpi, sebagaimana halnya orang-orang terdahulu
yang bermimpi suatu saat manusia bisa terbang kemana pun yang mereka inginkan.
Namun dengan kerja keras dan ketekunan kini mimpi tersebut terwujud. Dan
begitupun dengan wanita manis ini, semoga saja semua mimpinya dapat terwujud.
(galih/ceng)
BANGUNAN KANTOR DESA CEMPAKA BUTUH PERHATIAN SERIUS
Garut- Desa cempaka ,kec. malangbong ,
kabupaten garut , yang terletak di bagian utara kabupaten Garut memiliki
bangunan yang sangat memprihatinkan. sangat jauh berbeda dengan desa- desa
lainnya yang terdapat di kecamatan malangbong. di bandingkan desa. cinagara ,
desa. mekar mulya ataupun desa lainnya, kantor desa. cempaka sangatlah
memperihatinkan sehingga butuh perhatian serius pihak pemerintah terkait.
untung saja
warga desa cempaka yang di pimpin oleh bpk.sukarna selaku kepala desa , sangatlah
peduli dengan keadaan bangunan kantor desa. sehingga denngan semangat gotong
royong dan kebersamaan, walaupun hanya dengan dana 25 juta yang notabene
sebagai dana ADD juga dana oprasional, akhirnya kantor kepala desa dapat
berdiri berkat swadaya masyarakat. meskipun belum seluruhnya layak huni. hal ini dapat
dimaklumi mengingat keterbatasan biaya.
sementara,
desa yang membawahi tiga kedusunan yaitu: dusun pasir baros, dusun pasir
jambu dan dusun salapinang. dengan total 5424 jiwa penduduk, telah memberikan
pemasukan pajak sebesar Rp.24.000.000/ tahun. jumlah yang cukup lumayan dalam
memnambah anggaran APBD kabupaten Garut. yang tentunya sudah selayaknya mendapat
fasilitas desa yang sama dengan desa lainnya.
"kami
telah mengajukan pernohonan tertulis melalui LPM ddan BPNPD mengenai dana
rehabilitasi bangunan desa sebesar Rp.150.000.000, namun hingga saat ini belum
mendapatkan tanggapan bahkan belum ada peninjauan dari pihak terkait."
tutur bpk. Sukarna selaku kepala desa.cempaka saat FN (Forum Nusantara)
melakukan peninjauan.
"Kami
sangat mengharapkan sekali perhatian dari pihak terkait berkenaan rehabilitasi
struktur bangunan desa. agar kami segera membenahi kekurangan infrastruktur
wilayah. juga membenahi kekurangan operasional kami seperti komputer, hingga
saat ini kami baru menggunakan mesin ketik manual. tentunya sangat tertinggal
jauh dari desa-desa lainnya." lanjut beliau.
bpk.Sukarna
termasuk kepala desa yang sangat gesit dalam kinerjanya sehingga belum genap 2
tahun memimpin desa cempaka, beliau telah sukses membangun jalan desa sepanjang
2 km.tentunya dengan kantor desa yang layak, akan sangat mendukung kinerja
beliau beserta staf aparat desa lainnya. dan tentunya mereka dapat bekerja
lebih optimal dan berkosentrasi terhadap kebijakan serta program desa
lainnya.
"kami
sangat memohon perhatian serius dari pemerintah daera, mengingat kami sangat
membuthkan bangunan desa yang layak pakai, agar kami dapat segera menjalankan
program dan kebijakan kami dengan lebih maksimal lagi" harap Bpk. Sukarna.
semoga saja
aparatur pemerintah daerah kabupaten terketuk pintu hatinya dan segera
memperhatikan dan menanggapi permohonan mereka dengan serius. mengingat
harapan mereka yang sangat besar akan hal ini. agar para aparatur desa cempaka
mampu lebih maksimal dalan menjalankan program dan kinerjanya dengan lancar.
ya.. semoga saja ini bukan sekedar menjadi wacana saja. dan semoga harapan
mereka bukan menjadi harapan semu belaka !
Langganan:
Postingan (Atom)
